Ini Cara Orang Sukses Mengatur Keuangan Pribadi

uang-digital
Uang Digital

Manusia pada dasarnya sama. Semua sama-sama memiliki darah, tulang, dan kulit. Tapi, mengapa ada yang bisa menjadi orang sukses. Sedangkan ada pula orang-orang yang selalu merasakan kesulitan sepanjang hidupnya.

Mengatur uang sebenarnya tidak begitu rumit. Ada beberapa prinsip yang dapat dijadikan pegangan kala mengatur uang. Prinsip-prinsip tersebut sering disebut dengan Golden Rules karena dapat diterapkan oleh siapa saja dan kapan pun waktunya.

Ingin tahu bagaimana cara mereka mengatur keuangan pribadi? Simak ulasan berikut ini.

Gunakan Uang di Bawah Pendapatan

Faktor penting dalam mengatur keuangan pribadi adalah kemampuan untuk menahan diri agar dapat menggunakan uang di bawah jumlah yang dimiliki.

Hal ini cukup sulit karena keinginan dan kebutuhan merupakan hal yang bertolak belakang. Keinginan tidak akan pernah ada habisnya, sedangkan kebutuhan memang harus dipenuhi.

Seringkali kegagalan orang dalam mengatur uang dikarenakan lebih mengedepankan keinginan dibanding kebutuhan. Akhirnya, uang yang digunakan bisa jadi lebih besar dari yang sudah dimiliki. Investor ternama asal Amerika Serikat, Warren Buffett, sudah mempraktikkannya.

Selalu Merencanakan Masa Depan

Prinsip utama berikutnya terkait dengan kemampuan seseorang untuk berpikir panjang ke depan. Seseorang diharuskan agar bisa membuat rencana untuk kehidupan di masa depan. Hal tersebut diperlukan agar pola piker kita tidak hanya terbatas pada saat ini saja.

Pola pikir pendek seperti itu sangat berbahaya. Pasalnya, tidak ada satu orang pun yang bisa menebak kehidupan di masa depan dengan baik. Maka itu, perencanaan dan persiapan yang baik adalah usaha yang layak dan perlu dilakukan.

Upayakan Uang Bertumbuh

Cara orang sukses lainnya dalam mengatur keuangan pribadi yang dapat ditiru ialah selalu berusaha membuat uangnya bertambah banyak secara jumlah. Salah satu langkah yang dapat dilakukan dengan mudah ialah dengan berinvestasi.

Ada kisah hidup salah satu orang terkaya di dunia saat ini, Carlos Slim, yang bisa dijadikan contoh. Slim sudah berinvestasi sejak dirinya masih kecil. Bayangkan saja, pada umur sebelas tahun, pria asal Meksiko ini sudah menanamkan uang di sebuah obligasi pemerintah di negaranya. Lalu, setahun berselang, Slim membeli saham pertamanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *