Perbedaan Margarin dan Mentega

Berikut Bahan Kue yang Paling Sering Digunakan

Bahan basic untuk pengerjaan cake dipisah dalam 2 type. Pertama type bahan kue yang membuat susunan cake: tepung, telur, serta susu. Ke-2 merupakan type bahan yang jadikan cake empuk: gula, lemak, serta baking powder.

Bahan kue – Tepung

Tepung sebagai bagian formasi adonan cake namun juga membatasi beberapa bahan yang lain. Bahwasanya bukan sekedar tepung terigu yang oke dibikin cake, tepung ketan, tepung beras, hingga sampai tepung singkong lantas boleh-boleh saja jadikan cake. Akan tetapi normalnya betul-betul cake dibikin dari tepung terigu Tepung dengan takaran protein 7 hingga sampai 9%, butiran lembut, serta yang udah diputihkan secara baik sesuai sekali untuk tepung cake. Pemutihan menolong tepung lebih simpel terima gula, air, serta lemak. Kegunaan tepung untuk bangun rangka kue, mengikat bahan lain, serta mendapati struktur kue yang bagus.

Bahan kue – Gula

Kegunaannya memberinya rasa manis, memberikan warna di dalam kulit kue, menolong mengempukkan kue, melembapkan kue, serta melemaskan adonan. Mau membuat cake, type gula yang dipakai dapat jenis-jenis. Tapi untuk hasil terpilih baiknya pakai gula yang lembut butirannya biar formasi cake rata serta empuk. Kalau mengkremkan gula dengan lemak, yang terbaik yaitu dengan gunakan gula sekitar 2x lemak. Gula dapat memperdalam serta mengempukkan formasi sel jikalau perbandingan gula terlampau tinggi dalam adonan, karenanya hasil cake dapat tidak baik, condong “jatuh” sisi tengahnyanya. Lemak pula punya efek yang serupa di cake.

Lemak (shortening)

Lemak yang dipakai untuk cake merupakan mentega, margarin, atau minyak. Kenapa tidak dipakai

shortening (mentega putih)? Lantaran shortening tidak punya kandungan air seperti margarin sampai bikin kue kurang lembap. Akan tetapi, kalau terus mau pakai shortening, pakai shortening yang ada kandungan emulsifier. Lantaran emulsifier bisa menolong mengikat air sampai tidak ada evaporasi.

Kegunaan lemak untuk mengawasi kue biar bertahan lama, meningkatkan nilai nutrisi, memberinya wewangian di cake, serta

bikin cake berasa empuk. Pastilah pula mengakibatkan rasa nikmat. Lemak pula menolong membatasi cairan dalam cake yang udah siap. 

Lemak untuk cake harus punya kebolehan yang baik di dalam pengkreman, rasa serta berbau yang netral, harus bisa mengemulsi secara baik serta warnnya harus putih, harus terdapat sifat plastis kalau dipakai di temperatur di antara 70 derajat hingga sampai 75 derajat fahrenheit.

Bahan kue – Telur

Telur serta tepung membuat satu rangka di cake. Telur juga memberinya cairan, wewangian, rasa, nilai nutrisi, serta warna di kue. Telur bisa juga melembabkan kue. Sebelumnya dipakai telur harus dikocak lebih dahulu hingga sampai bagus serta kaku. Lechitin di kuning telur punya daya pengemulsi, sedang lutein bisa memberikan warna di hasil akhir produk.

Normalnya telur yang dipakai dalam resep merupakan 50 gr per butir. Pastilah ukuran ini diukur tidak ada kulit. Berat kuning telur normalnya 20 gr tengah putih telur 30 gr. Akan tetapi tidak seluruhnya telur punyai ukuran 50 gr per butirnya. Ukuran telur dari 40 -70 gr per butir. Terbaik merupakan mengangsung telur terlebih dulu agar hasil kue standard serta sama resep.

Pecahkan telur dalam baskom lalu saksikan hasilnya. Kalau diperlukan 7 telur serta nyatanya jumlah 7 butir telur masih belumlah cukup 350 gr umpamanya, imbuhkan 1 atau 1/2 kuning telur untuk menggenapinya. Akan tetapi kalau ukuran 7 telur udah lebih pada 350 gr, turunkan putih telurnya. Jadi terang, minimnya ukuran telur, baiknya digenapi dengan kuning telur. Kebalikannya kelebihan telur, harus digenapi dengan pengurangan putih telur. Langkah tersebut bikin cake Anda lebih nikmat.

Bahan kue – Susu

Kalau susu yang dipakai menjadi susu padat kering karenanya cake dapat punya formasi yang komplet. Laktosa gula susu mendatangkan warna kerak. Susu padat memunculkan rasa (wewangian) serta sebagai bahan penahan cairan yang bagus. Air yang ada pada susu cair mengakibatkan rasa sedap di kue.

Air

Air sangatlah mempunyai pengaruh di kepadatan adonan. Air bisa juga memperkembangkan protein dalam tepung yang melakukan tindakan membatasi dari baking powder. Air bisa memunculkan kelembapan di cake, serta dengan begitu rasa sedap kue dapat muncul.

Garam

Garam bisa memunculkan rasa atau wewangian. Tidak hanya itu, garam bisa juga turunkan temperatur penggulalian dalam adonan, pula menggenggam kegunaan penting dalam mengakibatkan warna kerak.

Rasa (wewangian)

Berkaitan kuatnya bahan pewangi yang bermacam-macam, karena itu tidak barangkali untuk jumlah khusus dalam penggunaannya. Lebih bagus membubuhkan jumlah kecil bahan pewangi yang bagus ketimbang membubuhkan banyak-banyak bahan pewangi yang tidak baik.

Emulsifier

Emulsifier merupakan pengemulsi adonan. Adonan yang ditambahkan emulsifier akan tambah konstan, simpel megar, tercampur dengan sangatlah rata, tidak cair serta tidak padat, tidak simpel berganti lantaran efek lingkungan. Contoh-contohnya bila adonan telur serta gula dikocak hingga sampai naik, lagi diberi tambahan emulsifier, ia dapat jadi kental serta rata, serta tidak turun walaupun berderet oven. Sesaat adonan yang nggak diberi tambahan emulsifier rata-rata lebih encer, serta simpel turun kalaupun didiamkan lama (berderet oven). Lantaran sebagai bahan pembantu, emulsifier dapat di hilangkan.

Keuntungan gunakan bahan ini merupakan lebih ekonomis (bahan telur dapat dikurangi), adonan terus konstan meskipun lama tidak bisa ditempatkan dalam oven, serta pengocokan dapat dijalankan dengan cepat (cepat megar). Pemanfaatan emulsifier pula bikin cake lebih lembut.

Kerugiannya, kue kurang nikmat dilahap, terlebih kalaupun pemanfaatan emulsifier kebanyakan.

Di pasar, emulsifier ternama bernama TBM, Ovalet, SP, VX. Brand yang ternama misalnya Sponge-28, Starkies, Koepoe-koepoe, dan sebagainya.

Bahan kue – Ovalet, TBM

Secara prinsip punyai kegunaan yang serupa, adalah menjadi bahan pelembut atau emulsifier dalam bikin cake, maka dari itu kegunaannya dapat sama sama mengambil alih dalam adonan Kue. Tapi, yang memilah bahan pengemulsi ini berada di kwalitetnya, lantaran dibuat oleh perusahaan yang tidak sama. Kegunaannya menjadi emulsifier maka dari itu adonaan jadi halus. Kalau hasil pengocokkan adonan cake dengan menambah ovalet atau TBM kurang konstan, karenanya cake yang dibuat jadi kurang halus serta kurang optimal.

SP

Pembawaannya menghaluskan struktur cake serta bikin adonan lebih bersatu. Kandung SP merupakan gula ester. Esternya merupakan asam lemak seperti asam steart, palmitic, serta oleic. Pemanfaatan SP lebih dianjurkan dalam pengerjaan cake, lantaran hasil pengocokkan adonan dapat lebih konstan, maka dari itu hasilnya lebih optimal.

VX

Bahan tambahan makanan yang pembawaannya menghaluskan ini tidak meningkatkan. Susunannya sodium bicarbonat, sodium acid picorofosfat, serta sari pati jagung. VX rata-rata dipakai untuk meningkatkan adonan cake serta menghaluskan secara optimal.

Baking powder

Baking powder sebagai bahan pengembang (leavening agent), yang terdiri dalam gabungan sodium bicarbonat, sodium alumunium fosfat, serta monocalcium fosfat. Pembawaan zat ini kalau berbicara dengan cairan/air serta terserang panas dapat membuat karbondioksida. Karbondioksida ini yang bikin adonan jadi megar. Untuk dampak optimal, pakai double acting baking powder. Baking powder memiliki fungsi untuk meningkatkan kue atau cake. Baking Powder, lantaran telah punya kandungan bahan penetral, rata-rata digunakan untuk resep-resep yang adonannya udah terdapat sifat netral (beberapa bahan yang digunakan terdapat sifat netral,. contoh-contohnya: susu). Baking Powder mendatangkan rasa yang netral serta struktur yang berpori kecil tetapi condong lebih beremah,

Bahan kue – Soda kue/baking soda

Soda kue itu bikarbonat soda, tidak ada tambahan apa-apa serta sebagai bagian pencipta baking powder. Bikarbonat soda sendiri pembawaannya basa. Ia dapat keluarkan gelembung udara bila bertemu cairan serta bahan yang pembawaannya asam (buah-buahan, yoghurt, madu, buttermilk, coklat, dan sebagainya). Jadi untuk resep-resep yang adonannya terdapat sifat asam, rata-rata pakai soda kue untuk bahan pengembangnya. Pembawaan bahan ini keluarkan gas (CO2) maka dari itu kue dapat megar.

Mau membuat cake, pemakaiannya rata-rata berbarengan dengan baking powder. Bikarbonat Soda mendatangkan struktur yang berpori besar serta tidak beremah, tetapi bila dipakenya sendirian, rasa-rasanya rada pahit. Nah, rasa pahit ini dapat raib bila ia bertemu bahan yang pembawaannya asam itu barusan.

Untuk kue kering, soda kue memberinya dampak struktur kering, garing, serta gurih. Mau membuat cake, gunakan baking powder saja sebetulnya cukup.

Soda kue serta Baking powder ini tidak dapat sama sama mengambil alih. Bila kepepet, baking powder dapat ditukar dengan gabungan 1 sisi soda kue ditambahkan 2 sisi krim of tartar (tetapi saya belum sempat coba). Tetapi soda kue nggak dapat diganti dengan baking powder.

Krim of Tar-Tar

Cream ini menolong keluarkan gas dalam adonan cake, biar lebih megar. Rata-rata dipakai waktu mengocak putih telur biar lebih kaku. Kandungnya sebagai garam potassium (kalium) serta asam tartaric.

Ragi Instant/Yeast/Biang Donat

Sebagai satu bahan bernama yang tidak sama. Ragi didalamnya merupakan makhluk hidup group khamir, adalah saccaromyces cerevisiae. Mikroorganisme bersel satu ini yang waktu reaksi peragian di adonan roti mengganti karbohidariat jadi gas karbondioksida. Zat ini yang bikin adonan roti, donat, atau bakpau jadi megar. Cuman bisa dipakai untuk adonan roti, bukan cake, atau Kue kering. Dipasarkan dengan brand dagang, antara lainnya Fermipan.

Bread Improver

Bread improver merupakan bahan yang bisa menolong menaikkan kwalitas roti, seperti roti jadi empuk, lebih lembap, bikin serat roti jadi lembut, mendatangkan volume serta kulit roti yang baik, perpanjang usia taruh, serta mepercepat reaksi peragian. Dibikin dari pelbagai ragam gabungan bahan aktif, seperti pelunak gluten, makanan ragi, enzim, serta emulsifier. Dalam pengerjaan roti, bahan ini dapat di hilangkan dengan efek kehilangan fungsi di atas. Di pasar ada dalam pelbagai brand, misalnya Baker’s Bonus, S-500, Dyna Improver, serta banyak.

Essence VS Pasta

Essence lebih pekat dari pasta, menjadi pemakaiannya semakin sedikit dari pasta.

Kalaupun pasta tidak cuman ada rasa ada juga warna.

Umpama:

Kalaupun gunakan PASTA pandan, tidak cuman bisa warna hijau pandan, kita bisa juga rasa pandan.

Sedang kalaupun ESENS pandan, ya bisa rasa pandan saja tetapi tidak ada warna hijau pandan.

Bahan kue – Buah

Penggunaan buah bisa membuat semakin cita-rasa kue. Banyak type buah yang bisa dipakai dalam adonan kue. Baik di dalam wujud buah fresh, seperti pisang, apel, strobery, atau nanas. Manisan buah, seperti aprikot, nanas, apel, kismis, mixed fruit (gabungan manisan buah-buahan), sukade, atau buah kaleng seperti jeruk, pir, dan sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *